Bertambah lagi perusahaan teknologi Indonesia yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adalah perusahaan komputer PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk resmi melantai di BEI melalui mekanisme penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO). Zyrex menjadi perusahaan tercatat ke-11 sepanjang tahun 2021.
Timothy Siddik, Direktur Utama PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk., saat pencatatan perdana saham perseroan secara daring di Jakarta, Selasa, 30/03/2021, mengatakan, “Perseroan telah memutuskan untuk melakukan IPO dari tahun 2019 dan merupakan bagian dari strategi peningkatan permodalan untuk bisnis perseroan.”
Emiten berkode saham ZYRX itu melepas 333,33 juta saham baru atau setara dengan 25 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga Rp250 per saham. Dalam IPO ZYRX, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT BNI Sekuritas bertindak selaku joint lead underwriter.
Direktur PT BNI Sekuritas Reza Benito Zahar menjelaskan, dari IPO tersebut, perseroan menerima dana lebih dari Rp80 miliar. “Dana tersebut akan digunakan 58 persen untuk modal kerja perseroan dan sisanya untuk pembelanjaan modal.”
Perseroan, dikenal dengan merek “Zyrex” merupakan pionir di industri komputer Tanah Air. Sejak tahun 1996, perseroan meluncurkan produk-produk teknologi seperti komputer, server, dan laptop.
Baca: 3 Perusahaan Teknologi akan IPO Tahun Ini, Kinerja IDXTECHNO Kinclong
Timothy sangat optimis dengan prospek bisnis produk teknologi di Indonesia, khususnya di tengah era digitalisasi ini, ditambah dukungan dari pemerintah dalam mengkampanyekan “Bangga Buatan Indonesia”, serta kondisi Work From Home, Study From Home yang akan mendorong permintaan laptop dan produk teknologi lainnya.
“Indonesia saat ini punya 50 juta siswa-siswi dari SD sampai SMA, di mana selama ini mereka sangat membutuhkan laptop sebagai perangkat kegiatan belajar-mengajar baik selagi di rumah ataupun di sekolah,” terangnya.
“Oleh karena itu, di tengah tingginya permintaan laptop, kami akan menambah jumlah lini produksi untuk memenuhi permintaan yang tinggi. Diproyeksikan sepanjang tahun 2021, perseroan dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Timothy.
Baca: Ada Indeks Saham Perusahaan Teknologi IDXTECHNO di Bursa Efek Indonesia














