Dalam paparan publik, 29/06/2021, manajemen PT Inti Bangun Sejahtera Tbk memaparkan perusahaan akan kembali melakukan ekspansi dengan membangun sekitar 800 menara baru di tahun 2021 ini.
“Tahun ini, kami terus melanjutkan ekspansi baik dari sisi penambahan unit menara maupun fiber optic. Pengembangan tower diharapkan dapat mencapai kurang lebih 800 menara. Per Juni (total menara IBST) sudah mencapai 2.910 menara,” ungkap Jozef.
Ia melanjutkan IBST pun akan agresif dalam menambah jaringan fiber optic. Per tahun lalu, jaringan fiber optic IBST mencapai 10.914 km. Pada tahun ini, penambahan jaringan fiber optic ditargetkan mencapai sekitar 8.000 km, sehingga pada akhir tahun 2021 bisa mencapai 18.000 km.
Sementara, Direktur IBST Hermansyah menambahkan jaringan fiber optic akan sangat strategis untuk menangkap peluang dari pengembangan jaringan 5G di Indonesia. Perusahaan juga telah mendapat banyak pesanan dari operator untuk mengembangkan jaringan optic.
Ia melanjutkan, “Secara keseluruhan, sudah ada sekitar 16.000 km jaringan fiber optic IBST yang telah tersewa oleh tenant. Termasuk tambahan jaringan fiber optic yang akan dibangun tahun ini. Dengan adanya ekspansi tersebut, IBST menargetkan bisa menambah 1.500-2.000 tenant di tahun ini. Per April 2021, jumlah penyewa IBST sebanyak 4.781 tenant.”
Baca: Inti Bangun Sejahtera targetkan bangun hingga 800 unit tower tahun ini
Jozef memaparkan untuk mencapai rencana ekspansi tersebut, IBST menyediakan belanja modal (capex) senilai Rp 2,5 triliun untuk pengembangan menara, kabel dan peralatan yang diperlukan.
Pada tahun ini, IBST memproyeksikan pendapatan sekitar Rp 900-an miliar. Angka itu turun dibandingkan realisasi pendapatan usaha IBST tahun lalu yang senilai Rp 1,12 triliun.
Menurut Jozef, penurunan pendapatan disebabkan oleh berkurangnya sekitar 3.000 menara IBST yang telah dijual. Selain itu, juga mempertimbangkan dampak dari pandemi covid-19 yang masih melanda di tahun ini terhadap pergerakan bisnis dan proyek yang digarap IBST.
Jozef menambahkan, hasil penjualan sekitar 3.000 menara IBST itu akan dipakai memperkuat posisi keuangan perusahaan, termasuk dengan mengurangi beban lewat pembayaran bunga dan pinjaman.
Sebelumnya pada April 2021, IBST melakukan transaksi penjualan sekitar 3.000 menara kepada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk senilai Rp 3,97 triliun. Dengan penjualan tersebut, jumlah menara yang dimiliki IBST turun lebih dari separuh. Pada 2020, IBST memiliki 5.768 unit menara. Paska transaksi, per April 2021 jumlahnya menjadi 2.638 unit menara.
Baca: Ini Penjelasan Inti Bangun Sejahtera (IBST) Terkait Rencana Penjualan 3.000 Menara















Riza Teknik Brebes – Mandor Brebes. Mengerjakan Jasa Galian Tanah, Join Pipa, Ereksen Baja, Bangunan, Cut & Fill, dll. Siap kerjasama dalam proyek Pipa JARGAS, PDAM, Air Bersih, Limbah, Kabel FO, PJU, PLN, Ereksen Baja Sutet, Tower, Bangunan Perumahan, Pabrik, Cut & Fill, dll. HP (WA) 0853.1399.4212 http://www.rizateknikbrebes2.blogspot.com