ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2021: Menuju Manufacturing 4.0, Wika Beton Konsisten Bangun Lingkungan Digital

redaksi
23 November 2021 | 19:00
rubrik: Digital, Event, Forti
TOP Digital Awards 2021: Menuju Manufacturing 4.0, Wika Beton Konsisten Bangun Lingkungan Digital

Wika Beton saat sesi Penjurian TOP Digital Awards 2021, secara online, 22 November 2021

Share on FacebookShare on Twitter

Reporter: Teguh IS

Teknologi Informatika (TI)  memiliki peran strategis di PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton), yang tercermin dari salah satu misi perusahaan yaitu menjalankan sistem manajemen dan teknologi yang tepat guna untuk meningkatkan efisiensi, konsistensi mutu, keselamatan dan kesehatan kerja yang berwawasan lingkungan.

“Sistem TI di Wika Beton terintegrasi sebagai platform bisnis yang mendukung supply chain management perusahaan,” kata Dedi Indra selaku Manajer Sistem Informasi Wika Beton saat sesi Penjurian TOP Digital Awards 2021, secara online, 22 November 2021.

Ia menjelaskan optimalisasi pemanfaatan TI di  perusahaan dalam bidang Engineering, Production, dan Installation industri beton ini tertuang dalam Master Plan IT sebagai roadmap pengembangan sistem TI. Dalam pelaksanaannya, roadmap itu terbagi dalam beberapa tahap mulai tahun 2020 sampai tahun 2027.

“Pemanfaatan TI penting, terlebih kami telah mematok target untuk menerapkan Manufacturing 4.0 di tahun 2026/2027 yaitu menggunakan otomatisasi untuk meningkatkan kualitas, keselamatan (safety), dan produktivitas,” tambah Dedi.

Ia pun mengatakan bahwa Wika Beton telah menerapkan Tata Kelola dan Kebijakan TI yang tertuang dalam sejumlah peraturan yang mulai berlaku tahun 2020 lalu.  “Tata Kelola itu termasuk mengatur kebijakan alokasi anggaran TI, dan manajemen pengembangan aplikasi.”

“Terkait upaya membangun Digital Culture, kami pun selalu konsisten membangun environment digital di dalam proses bisnis perusahaan,” tambahnya.

Lingkungan digital itu, lanjut Dedi, dapat dilihat dari sejumlah solusi/aplikasi yang telah digunakan dalam operasional Wika Beton, antara lain:  Digital Signature, Absensi online, Aplikasi efile, Audit berbasis digital, War Room Dashboard.

“Kemudian ada WTONdrive, WTON mobile (cuti, dinas, absensi online), KBI & KPI online, Portofolio pegawai dan Karir map, WTONpedia, Self Asessment Covid19, WTON Visitor,” ujar Dedi.

Solusi Unggulan

Dalam kesempatan ini, kepada dewan juri, Dedi memaparkan solusi unggulan yang telah dikembangkan Wika Beton.

Pertama, WTON SHMS (Struktural Health Monitoring System). Sistem monitoring infrastruktur yang dapat memantau response struktur, lingkungan dan beban secara real time dan terintegrasi.

“Latar belakang kami mengembangkan solusi ini, memperhatikan peningkatan jumlah infrastruktur seperti Jalan, Jembatan, Terowongan, Bendungan, Gedung dan Lintasan Kereta Api yang membutuhkan suatu sistem yang dapat memantau kondisi strukturnya,” terang Dedi.

BACA JUGA:  Webinar TOP Digital Awards 2021: Gerak Cepat BPKP dalam Transformasi Digital

“Kami memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mempermudah pengamatan perilaku struktur secara real time sehingga dapat mendeteksi dini terhadap perubahan perilaku struktur yang dapat mengurangi kinerja struktur.”

Tujuan yang ingin dicapai dalam pengembangan WTON SHMS, antara lain: memantau beban/respon pada struktur secara realtime dan terintegrasi untuk memverifikasi apakah melebihi batasan desain yang telah ditentukan; mengindentifikasi ketika terjadi penyimpangan pada struktur dan untuk menentukan penyebab kerusakan pada struktur.

“Juga sebagai sistem peringatan dini untuk menentukan strategi yang tepat dalam pemeliharaan struktur. Serta meningkatkan penilaian suatu struktur yang terintegrasi, masa layan dan memberikan informasi data yang akurat untuk manajemen perbaikan struktur,” terang Dedi.

Komponen WTON SHMS terdiri dari sistem sensor, sistem akuisisi data dan pengiriman data, sistem pemrosesan data, sistem manajemen data, dan sistem evaluasi struktur

Menurut Dedi, solusi ini memiliki sejumlah keunggulan, antara lain: dapat diaplikasikan untuk semua jenis/merk sensor; pengambilan data secara real time dan terintegrasi; pre-processing untuk filter data sehingga penggunaan memori relatif kecil; lokasi penyimpanan data di server dalam negeri; data mudah diakses dan di-download.

Keunggulan lainnya, data tetap tersimpan saat jaringan offline dan akan dikirim kembali ke server saat jaringan online kembali; hasil pembacaan sensor dapat diakses secara online menggunakan aplikasi WTON SHMS; energi listrik menggunakan PLN dan panel surya sebagai backup; dan tingkat kandungan dalam negri (TKDN) Tinggi.

Dedi mengungkapkan, salah satu contoh pemanfaatan solusi WTON SHMS yaitu di Proyek Terowongan Mrawan di Jawa Tengah yang memiliki panjang terowongan 690 meter, dibangun tahun 1901-1910, dengan konstruksi: Cut and Cover pada portal dan ekskavasi bawah tanah pada zona tengah.

“Di proyek ini, kami melakukan serangkaian kegiatan untuk mengukur kekuatan strukturnya, yaitu survei geoteknik, survei geolistrik, survei Lidar dan 3D Scanning. Yang dilanjutkan dengan pemasangan sejumlah sensor, yaitu seismic, Tiltmeter & LDM, ATRH, Data Logger, pemasangan baterai dan panel surya sebagai sumber energi,” imbuhnya.

Baca: WIKA Gedung Bangun RS Modular Darurat Covid-19 Tanjung Duren, Ini Progresnya

BACA JUGA:  Hebat! Sepanjang Ramadhan, Transaksi Zakat Maal di Tokopedia Meningkat Hampir 3X Lipat

Persiapan Menuju Industri 4.0

Sejalan dengan roadmap TI perusahaan, Wika Beton pun telah menjalankan sejumlah persiapan menuju Industri 4.0, salah satunya dengan mengembangkan solusi WTON CCMS (Computer Control Machining System). Sederhananya, berupa sistem kontrol pada komponen peralatan produksi beton pracetak dengan teknologi digitalisasi yang terintegrasi dengan Sistem ERP

Dedi memaparkan pihaknya mengembangkan solusi ini, yaitu sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN Tahun 2020-2024, mengenai penerapan Industri 4.0 dalam inovasi sektor industri melalui Making Indonesia 4.0 dengan tujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi, konstribusi nilai tambah dan daya saing keberlanjutan industri nasional.

Serta sebagai perwujudan kebijakan strategis perusahaan dalam penerapan supply chain dan digitalisasi proses produksi dalam upaya bertransformasi menuju Industri 4.0

“Dengan solusi ini, kami ingin, pertama, memodernisasi peralatan dan upgrade teknologi pada proses produksi beton pracetak untuk menunjang strategi perusahaan dalam pengembangan sistem IT sebagai platform bisnis.”

“Kedua, penerapan Supply Chain Management untuk mendukung efisiensi dan memperkuat pengendalian bisnis demi menciptakan proses produksi yang efisien dan kompetitif yang terintegrasi dengan sistem ERP. Terakhir, untuk monitoring produktivitas secara real time meliputi data aktivitas produksi secara akurat.”

Dalam prakteknya, terang Dedi, solusi WTON CCMS digunakan dalam jalur proses produksi beton pracetak yaitu di Batching Plant, Hopper Cor, Stressing, Spinning, dan Concrete Test.

Benefit yang didapat perusahaan dari penggunaan solusi ini, antara lain: real time monitoring lewat dashboard monitoring produksi di setiap jalur yang dapat di akses secara real time di command center. Early warning system: identifikasi penyimpangan pada proses produksi dapat dengan mudah diidentifikasi dan dimitigasi

Big data: rekaman produksi secara detil tersimpan di dalam database dan akan diolah menjadi big data untuk melakukan improvement dalam pengembangan produk. Waste Eficiency: penggunaan digitalisasi pada sensor sistem produksi meminimalisir penyimpangan pada penggunaan raw material

“Perusahaan juga memperoleh sejumlah area of improvement berupa Kontrol Produksi CCMS (Quantity, Quality, Waste); Penurunan persediaan material & suku cadang; Penurunan persediaan produk jadi; Efisiensi Pengadaan material Strategis; dan Efisiensi Biaya Distribusi – 3PL,” ungkap Dedi.

BACA JUGA:  GNLD Siberkreasi Jadi "Winner" WSIS Prizes 2020

Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: PT Wijaya Karya Beton Tbk Maksimalkan TI Untuk Menciptakan Peluang Bisnis

Solusi Bisnis di Masa Pandemi

Sejalan dengan moto “Innovation and Trust”, WIKA Beton tidak pernah berhenti menghasilkan inovasi termasuk dalam situasi pandemi Covid-19. “Kami telah meluncurkan beberapa aplikasi, sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dan adaptasi terhadap perubahan cara kerja baru,” tutur Dedi.

Self Asessment Covid: WIKA Beton memberlakukan self asessment atau penilaian Mandiri risiko Covid-19, yang dilakukan 2 kali seminggu pada Senin dan Kamis. Asessment dilakukan via aplikasi WTON Mobile secara online.

Absensi Mobile: memudahkan merekam data presensi berdasarkan lokasi dan jam, untuk meningkatkan efektivitas kerja karyawan melalui absensi online secara real time dimanapun karyawan berada.

Monitoring Karyawan: Perusahaan bisa memantau kehadiran karyawan, jam masuk kerja, keterlambatan, serta izin untuk tidak bekerja, secara real time

Mengetahui Lokasi Check-In: HR atau manajer bisa melihat lokasi absen atau check-in karyawan. Untuk memastikan keadaan serta memantau keberadaan karyawan saat memutuskan untuk bekerja di rumah

Integrasi dengan Sistem Penggajian: Data dari Absensi Mobile akan diintegrasikan dengan sistem HR untuk proses penggajian karyawan

WTON Visitor: aplikasi yang dikembangkan untuk meminimalisir penularan Covid-19 dengan cara melakukan pengawasan kepada tamu yang berkunjung di lokasi perusahaan, hal ini dilakukan untuk mendukung program penghentian penyebaran Covid-19 yang diupayakan oleh WIKA Beton.

WTON Digital Signature: aplikasi tanda tangan elektronik yang digunakan sebagai alat  verifikasi dan autentikasi pada dokumen internal milik WIKA Beton.

Juga hadir dari Wika Beton dalam sesi Penjurian TOP Digital Awards 2021: Akhmat Sofanul Hadi selaku Manajer Infrastruktur & Network, Fachrul Rozi selaku Manajer Teknologi Informasi, dan Ade Maksum selaku Manajer Supply Chain Information.

Bertindak sebagai dewan juri Dwinda Ruslan dan Melani Harriman dari majalah IT Works, Eri Sumiarso dari Sinergi Daya Prima, Lim Kurniawan dan Agnes dari Awesome Consulting, dan Nurul Y. Setyabudi dari Indonesia Telecommunication User Group.

Baca: Transformasi Digital di Wijaya Karya Untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik

Tags: TOP Digital Awards 2021WIKA Beton
Previous Post

Segera Rilis di Indonesia, Realme C25Y Jadi Seri C Pertama Berkamera 50MP

Next Post

TOP Digital Awards 2021: JakLingko Hadirkan Integrasi Transportasi Publik untuk Jakarta Yang Lebih Baik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

Load More

TERPOPULER

  • Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Separuh Penggunaan AI di Perusahaan Luput dari Pengawasan Keamanan, Perbesar Kesenjangan Visibilitas ‘Shadow AI’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Induk Lamudi.co.id Raih Pendanaan US$200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips BNI Sekuritas: Swing Trading Bisa Jadi Alternatif Investor Pemula

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto