ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2021: Aplikasi SEHATI DJPPR Kemenkeu Mudahkan Penanganan Hibah Di Tengah Pandemi

Ahmad Churi
26 November 2021 | 23:00
rubrik: Digital, E-Gov, Event
TOP Digital Awards 2021: Aplikasi SEHATI DJPPR Kemenkeu Mudahkan Penanganan Hibah Di Tengah Pandemi

Penjurian Top Digital Awards 2021 pewserta DJPPR -Kemenkeu RI.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Dalam rangka meningkatkan pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan hibah di masa pandemi Covid-19, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menghadirkan Sistem Aplikasi Pengelolaan Hibah Terintegrasi (SEHATI). Selain itu juga ada inovasi lain, seperti implementasi eJamKU, E-SBN, Implementasi Kemenkeu Cloud Platform (KCP), Aplikasi SATELIT, dan lainnya.

Di tengah pandemi covid-19, banyak bantuan maupun hibah resmi dari berbagai institusi atau lembaga, termasuk dari pemerintah yang ditujukan untuk membantu korban maupun warga yang terdampak pandemi. Kementerian Keuangan RI, dalam hal ini juga mengeluarkan peraturan khusus mengenai hibah. Di antaranya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 46/2020 yang mengatur hibah kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk penanganan Covid-19 atau penanganan dampak ekonomi sosial akibat pandemi ini.

Sesuai PMK No.46, hibah di sini adalah pemberian dengan pengalihan hak atas sesuatu kepada Pemda yang secara spesifik ditetapkan peruntukannya sesuai dengan perjanjian. Sedangkan hibah penanganan pandemi Covid-19 merupakan hibah yang diberikan khusus untuk penanganan Covid-19 atau penanganan dampak ekonomi sosial akibat Covid-19.

Dalam penganggarannya, kementerian teknis bisa mengusulkan pendanaan untuk hibah penangaan pandemi Covid-19 kepada Kementerian Keuangan, di mana usulan tersebut tentu akan direview dan diproses oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Bila penerima hibah telah menyelesaikan kegiatan, hibah juga harus dilakukan laporan pertanggungjawabkan. Artinya bahwa, si pemberi maupun penerima wajib mempertanggungjawabkan penggunaan dana hibah dan bantuan sosial ini,

“Aplikasi SEHATI dibangun untuk mempermudah K/L mendapatkan layanan pengadministrasian hibah di saat pandemi sekalipun karena tanpa harus datang dan tatap muka. Dengan aplikasi online, layanan bisa lebih fleksibel (any time, any where). Aplikasi ini memiliki fitur dashboard informasi untuk pelaporan dan pengambilan keputusan untuk mendukung peningkatan transparansi dan akuntabilitas dan dapat digunakan sebagai salah satu tools untuk monitoring pengelolaan hibah secara komprehensif,” ungkap Kepala Bagian Teknologi Informasi DJPPR, Kemenkeu, Febriansyah Nuky, saat presentasi dan wawancara penjurian “Top Digital Awards 2021” secara daring belum lama ini yang diselenggarakan oleh majalah ItWorks, bekerja sama serta didukung oleh beberapa asosiasi dan Lembaga konsultan IT & TELCO di Indonesia.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: Manfaatkan IT, Direktorat Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kemendag Dukung Peningkatan Pelaku Usaha Nasional

Turut hadir dalam wawancara penjurian ini di antaranya, Kasubag Perancangan Sistem TI, Erick Harmawan, Kasubag Pengembangan dan Implemenetasi Sistem II, Umar Arifuddin , Kasubag Pengembangan dan Implemenetasi Sistem I, Arianto Budi Setiawan, serta Vita dan Muhandis dari Divisi IT DJPPR, Kemenkeu.

Tahun ini, DJPPR- Kemenkeu terpilih dan masuk pada tahap wawancara penjurian TOP Digital Awards 2021. Kegiatan ini merupakan kegiatan corporate rating atau ajang penilaian untuk penghargaan di bidang IT dan Telco atau teknologi digital yang diberikan kepada perusahaan/ instansi pemerintahan yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan inovasi pemanfaatan teknologi digital. Terutama dalam upaya meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan, maupun layanan masyarakat di tengah pandemi covid-19 dan new normal.

Dukung Implementasi SPBE

Dalam paparannya berjudul “Perkembangan Teknologi Informasi (TIK), Nucky juga memaparkan banyak hal terkait inisiasi dan inovasi aplikasi, serta terobosan baru untuk mendukung percepatan transformasi digital. Terutama dalam kerangka implementasi e-government atau SPBE untuk memudahkan layanan masyarakat berbasis online system. “Hal ini juga sejalan dengan misi DJPPR, yakni Menjadi Unit yang Profesional dalam Mendukung Pembiayaan APBN dan Investasi Publik secara

Efisien sekaligus Mengelola Risiko dan Menjaga Kesinambungan Fiskal,” ujarnya.
Diakui, pandemi Covid-19 telah mendorong akselerasi transformasi digital di berbagai lembaga, termasuk di DJPPR Kemenkeu dengan membangun sistem manajemen berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk menjaga produktivitas pekerjaan maupun pelayanan publik. Seperti sistem pelaporan secara online, pembayaran bantuan pemerintah baik bantuan sosial dan subsidi menggunakan teknologi keuangan melalui transfer langsung ke rekening penerima, pengembangan aplikasi layanan dan terobosan lainnya.

Sejalan dengan agenda nasional “Making Indonesia 4.0” yang diinisiasi dalam rangka mengantisipasi revolusi industri 4.0, seluruh jajaran Kemenkeu, termasuk DJPPR juga telah merumuskan visi untuk mendukung Transformasi Digital. Termasuk dengan membangun digital culture (budaya dan mindset digital) bagi seluruh jajaran pegawai (SDM). Apalagi hampir 70% pegawai Kemenkeu berasal dari kalangan millenial yang notabene sudah digital native (melek digital).

Dalam kesempatan itu, Kasubag Pengembangan dan Implementasi Sistem I, Arianto Budi Setiawan mengungkapkan, transformasi digital di jajaran Kemenkeu telah menggunakan kerangka Enterprise Architecture (EA) dengan membangun berbagai aplikasi yang juga menjadi bagian dari program Reformasi Birokrasi dan Transformasi system kelembagaan, tak terkecuali di jajaran DJPPR.

BACA JUGA:  Agoda Beri Penghargaan ke Lebih 3000 Partner Hotel di Seluruh Dunia

Hal ini lanjutnya, juga sejalan dengan inisiatif nasional, yakni untuk terwujudnya sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-government), inisiatif satu data, dan juga strategi reformasi birokrasi berbasis digital yang kian meningkat. Terlebih sejak terjadi pandemi Covid-19, di mana terjadi lompatan baru digitalisasi di berbagai institusi dan lembaga.

“Sejak tahun lalu hingga kini, banyak aplikasi dan inovasi digital yang sudah kita lakukan sesuai dengan Road Map TIK DJPPR 2020-2024. Di antaranya penerapan teknologi Docker Container dalam pengembangan aplikasi. Pengembangan aplikasi e-Financing modul Hibah Langsung Terintegrasi, KPBU, Non KPBU dan Pinjaman, pengembangan aplikasi SDM, Pengembangan Aplikasi Pengaduan, Pengembangan Aplikasi Monitoring Absensi, Pengembangan aplikasi e-SBN modul Diaspora Bond dan Billing Generator, Integrasi DMFAS Interface ke Aplikasi e-Financing (Tahap 1). Pemindahan server colocation ke server hosting (tahap 1). Termasuk peningkatan kapasitas pegawai TI DJPPR melalui program sertifiklasi dan lainnya,” ujar Arianto Budi Setiawan.

Dalam kaitan trasformasi digitali ini, DJPPR Kemenkeu juga sudah memiliki solusi digital-Debt Management Financial Analysis System (DMFAS). DMFAS merupakan aplikasi utama (core system) DJPPR untuk mengadministrasikan data Pinjaman, Hibah, Surat Berharga Negara (SBN) dan Penjaminan Pemerintah.

“Manfaat dari aplikasi ini, membantu Kementerian Keuangan dalam mengelola utang pemerintah, yaitu dengan mewujudkan database utang yang handal untuk keperluan analisis, pengelolaan risiko, diversifikasi portofolio, menekan biaya utang (cost of debt), manajemen kas, hingga pertanggungjawaban,” ujarnya.

Inovasi aplikasi lain, di antaranya e-JamKU, yang merupakan system untuk menatausahakan penyaluran program penjaminan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada pelaku usaha UMKM dan Korporasi. Manfaat aplikasi di internal bisa memberi manfaat internal:

• Mempercepat proses validasi data debitur dan Kredit Modal Kerja (KMK)
• Memantau tagihan Imbal Jasa Penjaminan (IJP) secara online
• Mempercepat proses rekonsiliasi data antara DJPPR dengan perusahaan

Adapun manfaat eksternal, di antaranya:
• Membantu pengembangan usaha produktif yang dilakukan oleh UMKM dan Korporasi di masa pandemi Covid-19
• Mengurangi risiko yang dihadapi Lembaga Keuangan Penyalur Kredit Modal Kerja (KMK) PEN atas pemberian kredit kepada Debitur KMK PEN
• Memberikan kepastian pembayaran bagi Lembaga Keuangan yang telah telah menyalurkan KMK PEN apabila debitur gagal bayar
• Memperbesar akses Debitur terhadap sumber pembiayaan.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: Kementerian Perhubungan Punya Nilai SPBE yang Memuaskan dan Menerapkan TIK yang Strategis

Adapun aplikasi e-SBN merupakan sistem pemesanan pembelian Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) secara online Fitur kanal. Sistem e-SBN juga terintegrasi dengan Sistem MPN untuk menampung dana pemesanan SBN Ritel dan Sistem pelaksanaan Setelmen SBN pada Bank Indonesia. Manfaat untuk eksternal:
• Investor memperoleh kemudahan, kenyamanan dan mempersingkat waktu untuk berinvestasi
• Lebih efisien sebab investor tidak perlu mengeluarkan tambahan biaya
• Progress penjualan SBN menjadi lebih transparan: investor dapat memantau ketersediaan alokasi SBN Ritel yang masih dapat dibeli
• Jangkauan basis investor SBN tidak terbatas pada wilayah, usia dan jenis nasabah pada mitra distribusi tertentu.

Sedangkan aplikasi SATELIT merupakan aplikasi untuk membantu sistem memonitor opini yang berkembang di masyarakat mengenai utang negara. SATELIT dikembangkan dengan memanfaatkan teknik Machine Learning termutakhir dalam melakukan analisa sentimen terhadap data yang diambil dari media sosial dan media online.

Terobosan dan inovasi terkait transformasi digital yang juga membanggakan yakni peningkatakan infrastruktur dan sistem keamanannya. Untuk infrastruktur antara lain adanya pemanfaatan perangkat jaringan, antara lain switch, routers, firewall, access point yang dikelola oleh Pusintek. Pemanfaatan perangkat security layer, antara lain digital signature, public key infrastructure, vulnerability assessment, identity management, log management system, firewall, Intrusion. Detection System (IDS) yang dikelola Pusintek, serta implementasi join domain Kementerian Keuangan pada seluruh perangkat pengguna.

Sedangkan untuk keamanan TI, dilakukan peningkatan DC Kemenkeu yang tersertifikasi ISO 27001. Penerapan baseline konfigurasi keamanan informasi. Penggunaan antivirus yang terkoneksi dengan ePO server. Penerapan keamanan informasi melalui pelaksanaan penilaian mandiri SMKI sesuai standar ISO 27001, serta Peningkatan kompetensi tenaga SDM melalui sertifikasi terkait keamanan siber.(AC)

Tags: DJPPR KemenkeuTOP Digital Awards 2021
Previous Post

Perkuat Proteksi Korporasi dari Ancaman Siber, Telkomsel Luncurkan IoT Sphere

Next Post

TOP Digital Awards 2021: DataOn, Bermodal Software Unggulan Siap Dorong Evolusi Bisnis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hanya meng-klik dan menerima kebijakan privasi tanpa membacanya – itu kesalahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Google Cloud Luncurkan Gemini Enterprise for Financial Services dan Legal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadirkan ignitePRO, Telin Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemkomdigi Luncurkan Mudikpedia 2025: Panduan Lengkap Mudik Aman dan Nyaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto