Penulis: Abdullah Suntani
Editor: Teguh IS.
Menghadirkan layanan prima bagi pelanggan pasti jadi dambaan setiap penyedia layanan publik, termasuk perusahaan penyedia air. Kondisi ukuran perusahaan bukan jadi halangan. Optimalisasi pemanfaatan Teknologi Informasi jadi kunci. Itulah yang dijalankan Perumdam Mojopahit Mojokerto.
Perumdam Mojopahit punya komitmen tinggi dalam pemanfaatan Teknologi Informasi (TI). Meski tergolong berukuran kecil, didukung SDM berkualitas, Perumdam ini telah melakukan banyak inovasi dalam pemanfaatan TI, utamanya untuk memberikan layanan prima bagi konsumen.
“Saat ini, sebagian besar atau di atas 75 persen dari Perumdam atau PDAM yang ada di Indonesia, masih tergolong berukuran kecil. Masih sedikit sekali PDAM berukuran besar. Namun, untuk menggunakan sistem digital dalam memberikan layanan kepada pelanggan, tidak harus menunggu jadi besar dulu,” jelas Fayakun Hidayat selaku Direktur Utama Perumdam Mojopahit Mojokerto dalam sesi penjurian TOP Digital Awards 2022, Selasa (18/10/2022).
Ia pun mencontohan Perumdam yang dipimpinnya, “Meski jumlah pelanggan kami masih kecil, tapi kami mampu melaksanakan digitalisasi dalam melaksanakan pekerjaan, baik dalam administrasi, teknik dan sebagainya. Kami pun terus berinovasi untuk memberikan kemudahan-kemudahan pelayanan bagi pelanggan,” tegasnya.
Dalam presentasinya berjudul “Sinergi, Smart dan Berkualitas untuk Pelayanan Prima”, kepada dewan juri TOP Digital Awards, Fayakun memaparkan sejumlah program dan capaian kinerja Perumdam Mojopahit Mojokerto, khususnya terkait layanan pelanggan.
Memanfaatkan TI, saat ini dari 18 kecamatan yang ada di Mojokerto, 16 kecamatan diantaranya sudah menikmati layanan air dari Perumdam tersebut. Dengan jumlah pelanggan sebanyak 31.733.
“Dari 18 kecamatan, sebanyak 16 kecamatan sudah kami layani. Dengan dua wilayah pelayanan, yang sebelah utara terdiri dari 4 kecamatan yaitu Jetis, Gedeg, Dawar Blandong dan Kemlagi, dimana airnya berasal sistem pengolahan. Kecamatan sisanya, airnya berasal dari sumber,” terang Fayakun.
Ke depan, lanjutnya, cakupan layanan Perumdam Mojopahit akan terus diperluas sehingga seluruh kecamatan di Kabupaten Mojokerto dapat menikmati layanan air bersih.
Baca: Toko Pertama Kawan Lama Group Hadir di Mojokerto
SDM Berkualitas
Menurut Fayakun, capaian positif kinerjaPerumdam Mojopahit Mojokerto, tak lepas dari dukungan sumber daya (SDM) yang berkualitas sehingga selaras dengan peningkatan kualitas layanan.
“Tahun ini, karyawan kami berjumlah 124 karyawan tetap, dimana untuk IT ada lima orang. Dari jumlah 124 ini, karyawan yang sudah mengikuti sertifikasi manajemen air minum tingkat muda jumlahnya sebanyak 71 orang, Target kami tahun depan semua karyawan sudah mempunyai sertifikasi manajemen air minum tingkat muda,” harapnya.
Dengan SDM yang berkualitas pada gilirannya mempengaruhi kinerja perusahaan. Hal itu terlihat pada peningkatan kualitas Perumdam Mojopahit Mojokerto selama lima tahun terakhir yang menunjukan kinerja positif berdasarkan tingkat Kesehatan Perumdam.
“Tingkat kesehatan perusahaan hasil positif, mulai tahun tahun 2018 ada peningkatan, dari nilai 3,2 pada tahun 2017 menjadi 3,6 dengan nilai Permendagri sebesar 73,75. Hingga tahun 2021 lalu meningkat menjadi 3,58 dari 3,54 (2020) dengan kriteria manajemen sehat,” terang Fayakun.
Inovasi Digital
Faktor berikutnya yang mendukung capaian positif kinerja Perumdam Mojopahit Mojokerto yaitu inovasi digital. Bentuknya berupa sejumlah aplikasi unggulan yang dihadirkan untuk menunjang kinerja perusahaan dan layanan terhadap pelanggan.
“Semua pekerjaan baik layanan maupun teknis, kami secara perlahan bertransformasi dari analog ke digital. Jadi, semua karyawan Perumdam ini yang semula pekerjaannya melalui manual atau analog, secara bertahap sudah bertransformasi ke sistem digital, banyak program-program yang atau aplikasi sistem per-bagian (divisi) atau yang saling terkait sudah bertransformasi ke sistem digital,” paparnya.
Dari sejumlah aplikasi yang telah dikembangkan Perumdam Mojopahit Mojokerto, menurut Fayakun, aplikasi unggulannya adalah e-Billing, Sipasba, Simbat dan e-Pengaduan.
Pertama, aplikasi e-Billing untuk pembayaran tagihan air dan non air yang dilaksanakan di loket-loket atau di bagian keuangan di kantor pusat maupun di cabang-cabang.
Kedua, aplikasi Sipasba untuk pemasangan baru. Calon pelanggan baru tidak harus datang ke kantor, bisa melalui aplikasi Sipasba ini. Mereka bisa langsung mengirim titik kordinat lokasinya, sehingga kami bisa langsung survey dan ditindaklanjuti dalam waktu yang cepat.
Aplikasi ketiga, Simbat yaitu pembacaan dan pencatatan meter air via mobile yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2016.
Terakhir, aplikasi e-Pengaduan. “Menggunakan aplikasi ini, pelanggan bisa melakukan pengaduan sewaktu-waktu atau 1×24 jam. Jam berapa pun pengaduannya, akan kami terima dan langsung kami tindaklanjuti. Kalau bisa diperbaiki malam itu juga, langsung kami laksanakan,” tegas Fayakun. “Ini sudah dilaksanakan baik di kantor pusat maupun di kantor cabang.”
Bertindak selaku Dewan Juri TOP Digital Awards 2022 yaitu Melani K. Harriman, Agnes, Subandi, Nurul Yakin SB, dan Nina Kurnia H.














