ItWorks-Salah satu tantangan besar di tengah meningkatnya digitalisasi atau transforamsi digital di Indonesia yakni keterbatasan talenta digital atau sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian, khususnya bidang IT security. Menyikapi hal ini, PT Xynexis International jalin MOU dengan Telkom University-Bandung, untuk bersama mengembangkan digital talent bagi penguatan SDM, khusus bidang keamanan siber di Indonesia.
“Kami dipercaya untuk mengembangkan talent- talent digital di bidang infokom dan juga yang terkait bidang siber sekuriti, di mana kamipun intens melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga dan industri dalam dan luar negeri seperti BSSN, dan perusahaan asal Korea. Dengan Xynexis, ini sesuatu yang berbeda, di mana lebih menitik beratkan pada source edukasi di bidang pengembangan SDM,” ungkap Dekan Fakultas Informatika Universitas Telkom Dr.Z.K. Abdurahman Baizal, Msi.M.Kom, pada pembuka kuliah umum bertajuk “Cybersecurity and Entrepreneurship” pada (08/06/2023), di Ruang Auditorium lt 16 Gedung TULT Telkom University-Bandung.
Mendapat kesempatan kerja sama dengan PT Xynexis International perusahaaan pioner dalam hal keamanan siber di Indonesia, fakultas Informatika Telkom University Bandung menyambut dengan baik peluang tersebut. “Kerja sama dengan perusahaan yang khusus bergerak dalam keamanan siber, menjadi peluang tersendiri untuk menggugah semangat mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam mengembangkan bakat dan kemampuan, khususnya bidang keamanan siber yang makin menantang. Apalagi dengan kian marak gangguan keamanan siber saat ini yang bisa membahayakan keamanan negara,” ujar Abdurahman Baizal dilansir dalam rilis pers, baru-baru ini.
Menurutnya, kerja sama yang dilakukan di bidang pengembangan teknologi computer sains, sudah seringkali dilakukan. Bahkan dalam perkembangannya, telah banyak mengalami lompatan baru, di mana pwningkatan bidang computer sains, Telkom University mendapat rangking ke dua nasional.
Lebih lanjut, Baizal menambahkan, saat ini mindset yang harus terbangun adalah industri dan akademik harus menjadi sebuah ekosistem. Bidang akademik harus menciptakan talent dimana talent didunia siber sekuriti adalah sebuah kebutuhan yang sangat vital untuk industri, organisasi maupun instansi pemerintahan dimana perkembangan informasi begitu cepat serta gangguan dunia siber (cyber crime) memiliki aktifitas yang cukup tinggi saat ini.
“Kerja sama untuk bidang siber sekuriti, bagi Telkom University sendiri sebenarnya sudah ada beberapa yang kami coba lakukan, namun belom running. Nah baru Xynexis ini yang pertama lakukan yang kita perkuat dengan melakukan MOU ini,” ucap Baizal yang berharap antara akademi dan industri dapat menciptakan sebuah ekosistem dengan tujuan para mahasiswa bisa melihat dan terlibat langsung di industri sebagai bahan tugas akhirnya.
Menurutnya, awareness tentang pentingnya IT security pada mahasiswa harus dibangun dan ditingkatkan. Mindset akan pentingnya siber sekuriti cukup krusial dalam semua bidang, termasuk kritikal industri, organisasi dan pertahanan negara di tengah pesatnya perkembangan teknologi informatika ini.
Sementaar itu, CEO PT Xynexis International-Eva Noor mengungkapkan, dengan adanya kerja sama ini, diharapkan bisa memotivasi mahasiswa agar makin tertarik mendalami bidang It Security ini. Apalagi mereka juga akan terlibat langsung dalam industry, sehingga bisa mengetahui berbagai permasalahan lapangan serta mampu secara langsung meningkatkan keahlian, khususnya di bidang software engineering. Dengan demikian, nantinya mereka juga bisa menjadi SDM yang siap pakai untuk memenuhi kebutuhan industri akan IT Security sejalan dengan meningkatnya transformasi digital di era industri keempat (industri 4.0).
“MOU yang dilakukan dengan Telkom University, merupakan sebuah komitmen Xynexis dalam membangun keamanan siber di Indonesia, disamping Telkom University sendiri merupakan sebuah lembaga pendidikan swasta terbaik. Menemukan dan merekrut karyawan keamanan siber yang berkualitas saat ini merupakan tantangan, dan banyak perusahaan tidak dapat menunggu sampai talent siap bekerja, untuk itu kolaborasi seperti ini akan mempercepat kesenjangan kekurangan talent trampil yang bisa siap bekerja di industri.” ungkap Eva Noor di sela sela acara penanda tanganan MOU di Bandung.
Menurut Eva Noor, kerja sama yang dilakukan antara Xynexis dengan Telkom University dinilai sangat tepat dan sangat perlu dilakukan, agar para mahasiswa mampu meningkatkan kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan industry. Terutama dalam hal penanganan siber sekuriti secara maksimal untuk meminimalisir masalah di bidang teknologi informasi yang terus berkembang.
“Xynexis bagian dari industri cukup paham dan mengerti apa kebutuhan dan masalah masalah yang dihadapi dalam industri dari sisi keamanan siber. Kolaborasi Xynexis dengan Telkom University diharapkan nantinya melahirkan talent talent terbaik dalam penangangan masalah siber sekuriti,”ujarnya.
“Dengan mengetahui informasi masalah masalah dalam keamanan siber inilah akan tercipta talent yang mampu menghadapi masalah siber. Xynexis akan melatih teknis dan apa saja yang dibutuhkan dalam dunia industri.” Tutur Eva menambahkan.
Antusias Eva Noor bekerjasama dengan Telkom University, selain salah satu lembaga pendidikan terbaik juga memiliki S2 yang fokus di keamanan siber. Kebutuhan akan SDM yang begitu tinggi di dunia siber sekuriti yang membuat Xynexis melakukan kolaborasi keberbagai lembaga pendidikan dengan peminatan khusus diteknologi informatika.
Dalam hal teknologi informatika, Telkom University memiliki kekhususan dalam hal disiplin ilmu yang menambah added value dan sangat pas dalam upaya mengembangkan disiplin ilmu, khsusnya di bidang siber
sekuriti.(AC).















