Aplikasi iPubers, hasil kolaborasi PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Kementerian Pertanian, mengubah drastis proses administrasi kios dari yang sebelumnya banyak mengisi formulir kertas pada proses penebusan, kini administrasi langsung terekam dalam aplikasi.
“Dengan iPubers hasil kolaborasi dari Kementan dan Pupuk Indonesia, kita digitalisasi kios supaya setiap transaksi di kios tercatat dan terekam secara digital, semua yang tadinya manual yang kertas-kertas itu kita hapuskan,” ujar Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia, Panji Winanteya Ruky melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 14/07/2023.
Dengan aplikasi iPubers, setiap transaksi penebusan pupuk bersubsidi di kios langsung terekam secara realtime.
Aplikasi ini juga dapat meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penerima pupuk bersubsidi.
” iPubers dapat memastikan peningkatan pelayanan publik, baik dari kios dan masyarakat bisa mudah melakukan penebusan dengan cukup membawa KTP saja,” kata Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian Tommy Nugraha.
Aplikasi iPubers menjadi upaya pemerintah dalam memperbaiki tata kelola kebijakan pupuk bersubsidi. Digitalisasi dapat memastikan ketepatan sasaran dalam proses penebusan pupuk di kios dan perbaikan pelaporan, penagihan dan ketelusuran transaksi.
Lebih lanjut, akurasi data merupakan kunci utama dari keberhasilan kebijakan pupuk bersubsidi. Beberapa wilayah seperti Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, Riau, Bali, dan Aceh dijadikan sebagai daerah percontohan untuk mengimplementasikan aplikasi iPubers














