ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Bioteknologi Tingkatkan Produksi Pangan

redaksi
25 September 2013 | 13:39
rubrik: Indeks, Telco
Bioteknologi Tingkatkan Produksi Pangan
Share on FacebookShare on Twitter

Biotech1Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Winarno Tohir mengatakan, penerapan bioteknologi pertanian, salah satu cara mengatasi kurangnya produksi pangan nasional. Dengan bioteknologi akan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kebutuhan bioteknologi pertanian sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi karena teknologi ini untuk menghadapi ledakan penduduk, perubahan iklim, adanya hama dan alih fungsi lahan.

“Bioteknologi solusi untuk kestabilan pangan nasional karena bioteknologi pertanian akan menghasilkan tanaman yang lebih unggul. Lebih banyak hasil dan toleransi terhadap penyakit umum pada tanaman,” ujar Winarno di Jakarta, Rabu (25/9/2013).

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan Ternak, Don Utojo mengatakan, bioteknologi pertanian diperlukan guna menunjang pangan ternak. Alasannya untuk mencukupi kebutuhan pangan ternak, mereka harus mengimpor jagung sebanyak 2 ribu ton pada 2012. “Pasokan tanaman untuk pakan ternak harus tersedia kalau tidak akan ipor terus dampaknya pada harga di pasar,” ungkap Don Utojo.

Menurut pengamat pertanian Institut Pertanian Bogor, Arif Daryanto dengan penerapan bioteknologi petani dapat merasakan hasil dan pengurangan ongkos produksi.”Untuk beberapa tanaman pangan, tanaman bioteknologi mampu mengurangi penggunaan peptisida,” kata Arif.

Adapun aplikasi bioteknologi pada 1996 mencapai 1,7 juta hektar di 2011 mencapai 160 juta hektar sehingga terjadi peningkatan 94 kali. Saat ini, bioteknologi pertanian diterapkan di 29 negara. (endy)

BACA JUGA:  Trafik Data Naik 23 Persen Saat Libur Nataru 2025
Tags: Bioteknologi
Previous Post

Pengguna Ponsel Kian Percaya Mobile Banking

Next Post

Twitter Ancang-ancang IPO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Couchbase Luncurkan AI Data Plane: Infrastruktur Data Terpadu untuk Agen AI Enterprise

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Hat Kukuhkan Ansible Automation Platform, Lapisan Eksekusi untuk Operasional IT di Era Agentic

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto