ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi: 15 Ribu Lebih Serangan Seluler Intai Pengguna Indonesia di Q1 2026

Fauzi
19 August 2026 | 13:20
rubrik: Research
Studi: 15 Ribu Lebih Serangan Seluler Intai Pengguna Indonesia di Q1 2026

Image: Kaspersky

Share on FacebookShare on Twitter

Aktivitas digital masyarakat Asia Pasifik terus meningkat, mulai dari belanja daring, transaksi keuangan, hingga hiburan dan komunikasi melalui perangkat seluler. Namun, tingginya ketergantungan terhadap teknologi juga berjalan beriringan dengan meningkatnya ancaman kejahatan siber. Studi terbaru Kaspersky menunjukkan bahwa konsumen di kawasan ini tidak hanya menjadi salah satu pengguna teknologi digital paling aktif di dunia, tetapi juga menghadapi lonjakan serangan seluler yang mendorong kebutuhan akan perlindungan siber yang lebih terintegrasi.

Menurut studi terbaru Kaspersky, penggunaan teknologi digital dan kesadaran akan kejahatan siber di kawasan Asia Pasifik (APAC) merupakan yang tertinggi dibandingkan wilayah lain di dunia. Perusahaan keamanan siber dan privasi digital global ini menyoroti perlunya perlindungan yang terintegrasi (embedded protection) mengingat penggunaan teknologi digital di kawasan ini melampaui rata-rata global.

Masyarakat Asia sangat aktif secara daring namun juga menyadari berbagai bahaya di dunia digital.

Hal ini terungkap dalam survei B2C Pulse terbaru yang dilakukan oleh Kaspersky Market Intelligence. Konsumen di Asia Pasifik melampaui konsumen global dalam hal belanja daring (80% berbanding 71%), keuangan digital (72% berbanding 70%), hiburan digital (70% berbanding 62%), dan komunikasi digital (68% berbanding 61%).

Konsumen di kawasan ini juga lebih menaruh perhatian pada risiko penggunaan teknologi digital untuk kejahatan siber dibandingkan tingkat global (35% berbanding 32%). Tingkat kesadaran tertinggi tercatat di Thailand (39%), diikuti oleh Malaysia (38%), Indonesia (35%), China (34%), India (32%), dan Vietnam (31%).

“Dengan 77% penduduk Asia Pasifik yang aktif secara daring dan dompet digital yang mencakup sekitar 70% dari pembayaran daring, keamanan siber bukan lagi sekadar pilihan. Kawasan ini diperkirakan akan memiliki 2,11 miliar pengguna layanan seluler pada tahun 2030; oleh karena itu, perlindungan data pribadi dan transaksi keuangan menjadi hal krusial untuk menjaga kepercayaan terhadap ekonomi digital kawasan yang berkembang pesat ini,” ujar Choon Hong Chee, Head of Consumer Channel untuk wilayah Asia Pasifik di Kaspersky.

BACA JUGA:  Indonesia di Posisi ke-6 dari 10 Negara Teratas Dilanda Gelombang Serangan Malware Emotet

Lanskap ancaman seluler di Asia Pasifik dan pentingnya keamanan terintegrasi pada ponsel

Seiring dengan pesatnya transformasi Asia Pasifik menjadi ekonomi digital yang mengutamakan perangkat seluler (mobile-first), Kaspersky melaporkan telah memblokir hampir 30.000 serangan seluler yang menargetkan konsumen di kawasan ini selama tiga bulan pertama tahun 2026.

India dan Indonesia mencatat jumlah serangan seluler tertinggi, masing-masing dengan 18.187 dan 15.163 insiden. Namun, jenis ancaman ini juga meningkat tajam di negara-negara Asia Pasifik lainnya. Secara khusus, peningkatan tajam dalam perbandingan tahun-ke-tahun (year-on-year)—antara Kuartal I 2026 dan Kuartal I 2025—tercatat oleh telemetri Kaspersky di Taiwan (+373%), Sri Lanka (132%), Thailand (+127%), Bangladesh (108%), China (69%), dan Filipina (28%).

“Lonjakan serangan seluler Asia Pasifik mencerminkan betapa cepatnya perubahan kebiasaan digital di kawasan ini. Meskipun hampir 30.000 ancaman seluler yang terdeteksi hanya dalam kuartal pertama mungkin tampak kecil dibandingkan dengan besarnya populasi digital Asia Pasifik, angka tersebut bisa jadi hanyalah puncak gunung es. India dan Indonesia mencatat volume tertinggi, namun peningkatan tajam tahun-ke-tahun yang terlihat di Taiwan, Sri Lanka, Thailand, dan Bangladesh menunjukkan bahwa ancaman seluler berkembang pesat melampaui negara-negara dengan ekonomi digital terbesar di kawasan ini. Berbeda dengan PC, ponsel sering kali tidak dilindungi dengan tingkat keamanan yang setara, padahal perangkat ini semakin menjadi pintu gerbang bagi kehidupan finansial, sosial, dan profesional kita. Seiring penjahat siber mengikuti pergeseran ini, tantangannya adalah memastikan bahwa keamanan seluler tumbuh dengan kecepatan yang sama dengan tingkat adopsinya,” tambah Choon.

Tags: AIGenerative AIKaspersky
Previous Post

DAMRI dan Grand Metropolitan Kolaborasi, Mudahkan Akses Warga ke Bandara Soekarno-Hatta

Next Post

Soundcore Nebula P1i, Portable Projector untuk Pengalaman Menonton Lebih Imersif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Layanan Publik Indonesia Raih Penghargaan UNPSA 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Realme Rilis Rangkaian Produk AIoT Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catat, Telkom akan Bagikan Dividen Rp16,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Integrasikan F5 AI Guardrails dan NVIDIA NeMo Guardrails, F5 Perkuat Runtime Security Aplikasi Enterprise AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto