ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Orang Tua Jadi Pengawas, Kala Anak Berselancar di Internet

Teguh Imam Suyudi
9 September 2020 | 17:00
rubrik: Event
Orang Tua Jadi Pengawas, Kala Anak Berselancar di Internet

Orang Tua Jadi Pengawas, Kala Anak Berselancar di Internet

Share on FacebookShare on Twitter

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli menilai orang tua memiliki peranan penting dalam menjaga keamanan data dan kesehatan mental anak-anaknya ketika berselancar di internet.

“Ini pengawasannya betul-betul harus pengawasan di rumah oleh orang tua. Makanya, kenapa tidak boleh punya SIM? Bisa dibayangkan misalnya dengan karakternya yang belum matang fisik dan mental, dia bisa memacu kendaraannya sedemikian rupa, kejar-kejaran, dan lain-lain, ini juga bisa terjadi di dunia maya,” tuturnya saat menjadi pembicara Seminar Daring bertajuk “Menjaga Keamanan Pribadi Anak dalam Berinternet”, dari Jakarta, Minggu (06/09/2020).

Menurut Dirjen Ramli, dalam pendidikan di era digital seperti sekarang ini, orang tua perlu mengajarkan anak-anaknya untuk lebih cermat saat berada di ranah online agar bisa menilai mana informasi yang benar dan mana informasi yang salah. Hal itu diperlukan agar anak tidak mudah terpengaruh dan bisa menggunakan perangkat digital dengan baik.

“Berdasarkan data dari Rhonda Bradley, 79% anak-anak di bawah umur bisa mengakses konten pornografi di jagat online. Nah, ini yang menurut saya cukup bahaya. Jadi, anak harus diajari untuk bisa memilah informasi yang cocok sesuai tahap perkembangannya,” paparnya.

Dirjen PPI Kementerian Kominfo menyebutkan, menurut statistik yang tercantum pada portal security.titanprojects.co, tercatat 69% remaja turut berkomunikasi dengan orang-orang baru yang tidak kenal. Dan 38% anak-anak dengan rata-rata usia di bawah 13 tahun sudah bisa masuk di media sosial yang sebetulnya banyak terdapat konten-konten yang belum layak dilihat.

“Oleh karena itu, sebagai orang tua tentu perlu memonitor dan mengawasinya dengan baik,” tegasnya.

Mengenai upaya melindungi data pribadi anak di media sosial, Dirjen Ramli menyontohkan orangtua harus bisa mengajarkan anaknya cara membuat password secara kreatif. Kemudian, menanamkan pemahaman pada diri anak untuk tidak lupa melakukan log out ketika selesai mengakses akun pribadinya di tempat umum. 

BACA JUGA:  Penerapan Provinsi Pintar Jadi Penting untuk Kolaborasi Antar Daerah Atasi Masalah

Berikutnya hal yang perlu dikuasai anak, menurut Dirjen PPI bisa membaca dengan baik semua prasyarat-prasyarat terkait dengan privacy dan keamanan sebuah aplikasi.

“Kalau anak punya Facebook, ketika log in dia juga harus menjaga betul mana yang boleh dilihat orang dan mana yang tidak. Jadi, kita juga harus mengajari anak-anak untuk berpikir sebelum mem-posting sesuatu,” tuturnya.

Kepada peserta Webinar, Dirjen Ramli menyampaikan bahwa kasus Cyber Bullying, Sexual Image, Sexual Messages, dan sejenisnya menjadi bagian yang paling banyak di antara soal-soal lain terkait dengan anak-anak di internet.

“Kalau anak kena bullying, saya punya kekhawatiran yang jauh lebih tinggi karena emosionalnya kurang baik, mentalnya belum matang. Oleh karena itu, sebagai orangtua perlu memberi pemahaman kepada anak untuk segera menyampaikan ke orang-orang terdekatnya apabila mengalaminya. Sehingga, bisa  dilakukan tindakan-tindakan lanjutan. Jangan sampai dia disuruh menyelesaikan sendiri, karena tidak akan sanggup,” jelasnya.

Baca: Survei Google: Para Guru di Singapura Lebih Peduli tentang Cyberbullying Daripada Orang Tua

Tags: CyberbullyingKemkominfo
Previous Post

GoPay Ajak Pengguna Aktifkan Fitur Biometrik

Next Post

Hendro Wicaksono Menerima Penghargaan Dosen Terbaik, Teacher of the Year 2020 dari Universitas di Jerman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi Diselaraskan Standar Global, Barantin Permudah Produk Unggulan Indonesia Tembus Pasar Global

Fauzi
17 October 2026 | 21:26

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

Load More

TERPOPULER

  • Terapkan Smart City 4.0, Jakarta Jadi Kota Inovatif Berbasis TI

    Transjakarta -LinkAja Bermitra Permudah Transaksi Pembayaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPJPH Terus Perkuat Akses Digital, Kejar Target Batas Waktu Wajib Halal Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisa Terhubung ke Smartphone, OMRON Rilis Jajaran Alat Ukur Tekanan Darah Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penyerang Menyebar Spyware Berkedok Pelanggaran Dari Firma Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto