Penulis: Albarsyah
Editor: Teguh IS.
Di usianya yang memasuki 353 tahun, Pemerintah Daerah Kota Padang terus berupaya membangun “Smart City”, dengan standar global dan internasional. Terlebih kota ini merupakan pintu masuk dan etalasenya Sumatera Barat. Juga sebagai barometer bagi kemajuan Sumatera Barat dimana Kota Padang memegang peran sangat besar untuk meningkatkan perekonomiannya dan juga ke kota dan kabupaten lainnya di Provinsi Sumatera Barat.
“Keunggulan Kota Padang sebagai Kota Perdagangan berkelas internasional, terbukti dengan sejumlah pengakuan dan kerja sama yang dijalinnya dengan kota-kota di dunia sebagai Sister City yaitu: Kota Freemantle Australia, Kota Hildesheim Jerman, Kota Seremban Malaysia, Kota Vug Tau Vietnam, dan Kota Beit Lahiya Palestina,” kata Al Amin selaku Plt. Kepala Diskominfo Kota Padang, saat Penjurian TOP Digital Awards 2022 secara online, 18/11/2022.
Dengan jalinan kerjasama Sister City ini terjadi pertukaran dan perdagangan berbagai produk dari 5 negara tersebut dengan produk dari Kota Padang. Adapun produk unggulan Kota Padang yang dibutuhkan oleh ke 5 negara tersebut seperti: kerajinan rotan, rempah-rempah, hasil perkebunan, serta semen yang diproduksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Semen Padang.
“Target Smart City Kota Padang 2019-1014 mewujudkan masyarakat Kota Padang yang “MADANI” berbasiskan pendidikan, perdagangan, dan pariwisata unggul dan berdaya saing global,” tutur Al Amin. Dengan aspek meliputi Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment.
“Pembangunan Smart City ini telah dilakukan pembangunan jaringan serat optic dengan kecepatan layanan dan jaringan yang sangat bisa dihandalan,” jelasnya.
Kota Padang pun turut membnagun industri parawisatanya yang berkelas dunia dan menumbuhkembangkan industri kreatif yang berbasiskan kepada masyarakat lokal hingga UMKM bisa unggul di dalam negeri dan juga menuju pasar global.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Hingga Tahun 2020, Target Padang Smart City Tercapai 71, 23 Persen
Sebagai informasi, TOP Digital Awards adalah ajang pembelajaran dan penghargaan bidang TI tingkat nasional, diselenggarakan majalah It Works sejak tahun 2016 bekerjasama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga konsultan TI dan Telco.
Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2022 ini adalah “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business & Government.”Dalam kesempatan ini, bertindak sebagai dewan juri yaitu Agnes Theres, Melani K. Harriman, Dwinda Ruslan, Nurul Yakin SB., dan Muhammad Jumadi.
SPBE Kota Padang
Dalam upaya menjalankan pemerintahan dan memberikan layanan publik, Pemkot Padang telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Mengutip laman Kemenpan RB, SPBE atau E-Government adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE. Hal ini seperti yang tertuang pada Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Ditegaskan Al Amin, Pemkot Padang telah membangun SPBE yang terintegrasi untuk pelayanan publik, “Contohnya, pelayanan kesehatan sudah meng-cover seluruh Puskesmas di seluruh Kota Padang ini melalui aplikasi digital.”
Dan juga berbagai inovasi digital lainnya untuk layanan publik telah dihadirkan seperti aplikasi E-Payment dimana aplikasi pembayaran uang elektronik ini bekerjasama dengan perbankan pemerintahan seperti: BNI, Mandiri, BSI dan bank daerah yaitu BPD, dan Bank Nagari.
“Aplikasi uang elektronik ini telah sah digunakan berbagai pembayararan di Kota Padang seperti pembayaran pajak, serta berbagai pembayaran lainnya,” jelas Al Amin.
Dan yang baru saja di-launching pada 10 November 2022, yaitu aplikasi Padang KiniKo untuk layanan pengaduan, penyampaian aspirasi dan opini dari masyarakat yang kemudian diteruskan ke kecamatan yang ada di Kota Padang. Aplikasi ini dapat diakses melalui website https://kiniko.padang.go.id oleh semua masyarakat.
“Tentunya kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Padang dan kepada seluruh pihak-pihak terkait dalam membangun Kota Padang menuju kota “Madani” berkelas dunia. Juga memberikan aura positif bagi kota-kota se-Sumatera Barat, Sumbar sebagai Propinsi Berbudaya dan Berdaya Saing”, tutup Al Amin.
Baca: Pemkot ‘Kota Tercinta’ Punya Komitmen Kuat Jalankan Transformasi Digital














