ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BYOD Berbahaya bagi Keamanan Perusahaan

Ahmad Churi
12 January 2014 | 19:31
rubrik: Digital, Indeks
BYOD Berbahaya bagi Keamanan Perusahaan
Share on FacebookShare on Twitter

image002Kebanyakan perusahaan melihat bahwa tren Bring Your Own Device (BYOD), dimana karyawan menggunakan perangkat mobile pribadi untuk hal yang berkaitan dengan pekerjaan, adalah ancaman bagi perusahaan. Namun, hanya sedikit perusahaan yang mengambil tindakan untuk meminimalisir ancaman ini. Hal ini terungkap dari hasil survei Global Corporate IT Security Risks 2013, yang dilakukan oleh B2B Internasional bekerjasama dengan Kaspersky Lab. Survei ini melibatkan 2.895 wawancara dengan perwakilan dari perusahaan-perusahaan di 24 negara.

Responden dari Jepang memperlihatkan kekhawatiran tertinggi terkait BYOD dan ancaman yang bisa ditimbulkannya: 93% responden percaya BYOD adalah ancaman bagi perusahaan mereka. Perusahaan-perusahaan di Amerika Utara juga menyuarakan kekhawatiran yang sama dengan persentase sebesar 69%, sementara nilai persentase kekhawatiran di perusahaan-perusahaan Timur Tengah dan Eropa Barat masing-masing adalah 65% dan 62%. Perusahaan-perusahaan di Rusia memiliki lebih sedikit kekhawatiran dengan 57% responden yang menyatakan adanya ancaman dari kebijakan BYOD.

Di saat yang sama, hampir semua perusahaan tidak memiliki rencana untuk melarang penggunaan perangkat pribadi di tempat kerja. Sebaliknya, sekitar 31% responden menyatakan mereka berencana mendorong penggunaan smartphone dan tablet pribadi di tempat kerja, sementara 34% lainnya menyatakan mereka tidak percaya larangan perusahaan mampu mencegah karyawan dari menggunakan perangkat pribadi untuk bekerja.

Meskipun begitu, jumlah perusahaan yang berencana melarang penggunaan perangkat pribadi untuk bekerja terlihat meningkat: jumlah responden yang menyatakan berencana menerapkan larangan BYOD naik dari 19% pada 2012 menjadi 25% pada 2013. Jumlah perusahaan yang berencana menerapkan peraturan yang lebih ketat terkait larangan penggunaan perangkat pribadi di tempat kerja tetap sama seperti tahun sebelumnya yaitu 10%.

Mudah untuk mengerti mengapa kekhawatiran perusahaan akan ancaman yang bisa ditimbulkan perangkat mobile terus meningkat. Survei di atas juga memperlihatkan bahwa penggunaan perangkat pribadi secara sembrono adalah penyebab paling sering terjadinya insiden keamanan IT, yang mengakibatkan hilangnya data penting perusahaan. Sekitar 18% responden (naik 2% dibanding 2012) menyatakan perusahaan mereka pernah mengalami kebocoran data rahasia perusahaan melalui email mobile klien, SMS, serta cara lain yang bisa dilakukan pemilik smartphone dan tablet.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2023: Kantongi ISO 27001, Proses Digitalisasi Hanwha Life Kian Dekat Wujudkan Visi-Misi Perusahaan

Namun hanya sedikit perusahaan yang mengadopsi produk software khusus untuk melindungi diri dari ancaman akibat BYOD. Sekitar 40% perusahaan menggunakan solusi antivirus untuk mengintegrasikan, melindungi, dan mengelola perangkat mobile pada jaringan perusahaan, dan hanya 24% yang menggunakan solusi Mobile Device Management.  (red)

Tags: BYOD
Previous Post

Kemenristek Siap Jalankan UU Minerba

Next Post

Komplemen Teknologi DRC dan Asuransi Bencana Alam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soundcore Rilis Aeroclip, Earbuds Open-Ear dengan Desain Clip-On

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manfaatkan Tambahan Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, XLSMART Siap Genjot Pemerataan 4G dan 5G Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bareksa Uji-Beta Robo Advisor & Perkenalkan Logo Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Smartphone Lipat Motorola Razr Fold Mulai Edar di Pasar, Harganya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto