ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2021: Bank UMKM Jatim Sasar Petani Agar ‘Melek’ Digital

redaksi
16 November 2021 | 06:00
rubrik: Digital, Event
TOP Digital Awards 2021: Bank UMKM Jatim Sasar Petani Agar ‘Melek’ Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Nurdian Akhmad

Kendati banyak menyasar segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) khususnya di sektor pertanian, PT Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur atau Bank UMKM Jatim sangat serius melakukan transformasi digital. Sekitar 30 persen portofolio kredit Bank UMKM Jatim saat ini menyasar sektor pertanian.

Berbagai solusi bisnis teknologi informasi (TI) dikembangkan bank BUMD milik pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur ini. Solusi TI terbaru yang diimplementasikan Bank UMKM Jatim untuk eksternal antara lain virtual account, cash pick up, Top Up E-Money, kredit online, serta bermitra dengan financial tecnology (fintech).

“Untuk memudahkan nasabah dalam bertransaksi, solusi terbaru yang diimplementasikan kami tahun ini adalah virtual account. Ini sudah clear izinnya di OJK. Ini bisa mengubah pola marketing kita, ada layanan transfer in dan out-nya. Layanan virtual account ini dapat diakses melalui smartphone maupun PC,” kata Direktur Utama Bank UMKM Jatim Yudhi Wahyu dalam penjurian TOP DIGITAL Awards 2021 yang dilakukan secara virtual, kemarin.

Terkait layanan virtual account ini, Bank UMKM Jatim sudah melakukan kerja sama dengan sejumlah bank umum nasional seperti Bank BCA, Bank Mandiri, Bank Permata, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, Bank BRI, BSS, Hanabank, dan Bank BNI.

Adanya layanan tersebut, kata Yudhi, memudahkan dalam pemasaran produk dan layanan Bank UMKM Jatim. “Kita siap pasarkan ke seluruh Jawa Timur. Pasarnya luar biasa, kita gandeng sekolah-sekolah, terutama pelajar dan guru,” tutur dia.

Solusi bisnis TI untuk eksternal adalah kredit online. Fitur layanan ini diimplementasikan Bank UMKM Jatim sejak 2019. Nasabah yang ingin mengajukan kredit dapat melakukannya kapan saja dan di mana saja melalui smartphone maupun PC.

BACA JUGA:  BRIN Jalin Planet Labs Perkuat Kedaulatan Data

Bank UMKM Jatim juga sudah memiliki mengimplementasikan layanan Top Up E-Money sejak 2020. Fitur ini memberikan manfaat pelayanan kepada nasabah untuk Top Up Saldo E-money melalui ATM Bank UMKM Jatim.

“Kita harapkan pendapatan nonkredit bisa meningkat dari Top Up E-Money, pembayaran tagihan-tagihan secara online seperti pembayaran listrik, PDAM, tagihan telepon, BPJS melalui QRIS. Saya masih berusaha untuk labelnya langsung Bank UMKM, dan masuk rekening Bank UMKM, tidak melalui bank lain,” ujar Yudhi.

Sedangkan aplikasi internal yang diimplementasikan Bank UMKM Jatim antara lain Sistem Monitor Surat Masuk, Aplikasi SATU, Web Server Pusat, Aplikasi Portal SDM, Dagulir, Aplikasi Monitoring Transaksi Keuangan, Sistem Penempatan Dana, Sistem Penagijhan Kredit, Website Kredit Onlin, Sistem Kolektif Nasabah Dana, Sistem Monitoring Asuransi Kredit, dan Sistem KPI.

Tantangan Digitalisasi Kredit Sektor Pertanian
Dalam transformasi digital ini, menurut Yudhi, ada sejumlah tantangan yang dihadapi Bank UMKM Jatim yang selama ini banyak membidik sektor pertanian. Saat ini, kata dia, sekitar 90 persen petani belum tersentuh teknologi informasi. Padahal potensinya sangat besar dan termasuk sektor yang tahan banting dari dampak pandemi covid-19.

Tingkat kredit macet untuk sektor pertanian juga cukup rendah, hanya 1,2 persen di Bank UMKM Jatim. Sebab itulah, bank-bank umum nasional setelah pandemi ini mulai banyak masuk ke sektor pertanian.

“Masalah pertanian itu lebih kepada modal kerja. Alhamdulillah NPL kita di pertanian itu hanya 1,2 persen, jadi sangat bagus. Untuk penetrasi pasar baru, masih banyak potensinya apalagi sekarang mulai banyak petani yang pakai smartphone,” tutur Yudhi.

Sebab itulah, Bank UMKM Jatim sedang mengembangkan aplikasi untuk kredit online sektor pertanian. Rencananya pada 5 Desember 2021 mendatang pihaknya akan melakukan pelatihan tentang penggunaan aplikasi untuk kredit pertanian ini.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: Bidik Gig Economy, Bank Raya Indonesia Siap Jadi Bank Digital Terbaik

“Selama ini pendekatan personal kita dengan petani itu yang jadi andalan kami. Tapi ini tidak bisa terus menerus karena ketika jumlahnya semakin besar maka akan banyak kendala, risiko ketika ngansur, juga jika nasabah jauh dari kantor operasional Bank UMKM. Karena itu, ini harus didukung teknologi,” ujarnya.

Untuk lebih mengakselerasi operasional dan layanan perusahaan, Bank UMKM Jatim sedang menunggu keluarnya peraturan daerah Provinsi Jawa Timur tentang penambahan penyertaan modal kepada BUMD ini dari Rp 500 miliar menjadi Rp 1,6 triliun. “Setelah paripurna Perda selesai, duit bisa masuk ke Bank UMKM. Itu akan mengakselerasi UMKM, termasuk BUMDes-BUMDes di Jawa Timur,” ujar dia.

Bank UMKM Jatim telah mengubah misi perusahaan dengan menambah kata digital untuk mendukung digitalisasi di perusahaan. Jadi, misi BUMD ini sekarang adalah ikut berperan dalam pertumbuhan perekonomian Jawa Timur melalui pengembangan UMKM utamanya sektor pertanian dan sektor perekonomian lainnya serta meningkatkan layananberbasis digital.

Bank UMKM Jatim juga menambah porsi anggaran TI dari tahun 2020 lalu sebesar Rp 6,687 miliar atau 29,92 persen dari laba bersih, menjadi Rp 13,98 miliar atau 51,2 persen dari laba tahun 2021 ini. Berdasarkan laporan Bank UMKM, total laba Bank UMKM Jatim pada 2020 mencapai Rp 22,346 miliar, sedangkan target perolehan laba tahun ini sebesar Rp 27,308 miliar.

Dari sisi sumber daya manusia (SDM), Bank UMKM tahun 2021 ini juga menambah karyawan tetap bagian TI dari 9 orang pada 2020 menjadi 25 orang. “Kita juga sedang rekrut karyawan TI level medium sampai staf. Ini karena isu security menjadi isu utama, agar sistem TI kita bisa aman,” kata Yudhi kepada dewan juri.

BACA JUGA:  Facebook, Instagram, dan WhatsApp tidak dapat diakses selama lebih dari dua jam
Tags: Bank UMKM JatimTOP Digital Awards 2021
Previous Post

TOP Digital Awards 2021: Diskominfo Jatim Dukung Terwujudnya Visi Pemprov Jawa Timur Lewat Digitalisasi

Next Post

TOP Digital Awards 2021: Hadirkan Baruga Sulsel dan Si Neni Lincah, Pemprov Sulsel Tingkatkan Kualitas e-Government

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Fauzi
23 October 2026 | 20:39

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infinix Luncurkan XENERGY S320 dan L1000 di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Project NUSA, KORIKA dan AI Singapore Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto