ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Melalui CIPHER 2026, BINUS UNIVERSITY School of Computer Science Hadirkan Ekosistem Cyber Security dan AI Interaktif

Fauzi
15 September 2026 | 13:49
rubrik: Event
Melalui CIPHER 2026, BINUS UNIVERSITY School of Computer Science Hadirkan Ekosistem Cyber Security dan AI Interaktif
Share on FacebookShare on Twitter

Perkembangan teknologi digital yang makin cepat membawa peluang sekaligus tantangan baru bagi masyarakat. Di tengah meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari dan semakin kompleksnya ancaman keamanan digital, pemahaman terhadap teknologi tidak lagi cukup berhenti pada kemampuan menggunakannya. Masyarakat juga perlu memahami bagaimana teknologi bekerja, bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab, serta bagaimana menjaga keamanan di dalam ekosistem digital.

Merespons kebutuhan tersebut, School of Computer Science BINUS University menghadirkan CIPHER (Cybersecurity and Intelligent Systems for Protection, Hacking, Engineering, and Research) 2026, sebuah festival teknologi berbasis komunitas yang mempertemukan dunia Cyber Security dan Artificial Intelligence dalam satu ekosistem pembelajaran yang terbuka dan interaktif. Mengusung tema “Ecosystem Protocol – An Ecosystem that Thinks, Builds, and Grows Together”, CIPHER 2026 dirancang sebagai ruang bagi masyarakat, mahasiswa, akademisi, praktisi, hingga technology enthusiasts untuk belajar, mencoba, berbagi pengetahuan, dan membangun koneksi.

Berbeda dari kegiatan teknologi yang hanya berfokus pada seminar atau konferensi, CIPHER 2026 menggunakan konsep Community-Oriented Showcase atau “Hive”. Setiap Hive memiliki fokus dan aktivitasnya masing-masing, mulai dari product showcase, interactive challenges, workshop, hingga talks. Seluruhnya kemudian terhubung dalam satu ekosistem festival dengan Main Stage sebagai ruang utama untuk menghadirkan pembicara dan diskusi mengenai perkembangan Cyber Security dan AI.

“Melalui CIPHER, kami ingin menunjukkan bahwa computer science bukan hanya tentang bagaimana menciptakan teknologi, tetapi juga bagaimana memahami teknologi tersebut secara kritis dan menggunakannya untuk memberikan solusi. Cybersecurity dan AI merupakan dua bidang yang berkembang sangat cepat dan memiliki dampak luas terhadap masyarakat maupun industri. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki kesempatan untuk belajar melalui pengalaman yang nyata, eksperimental, dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujar Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, Professor bidang Artificial Intelligence dan Dean of School of Computer Science BINUS University dalam keterangan resminya, Selasa (15/9/2026).

Salah satu daya tarik utama CIPHER 2026 adalah Hive Cyber Security dan Hive Artificial Intelligence, yang memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung untuk memahami berbagai aspek keamanan siber maupun kecerdasan buatan melalui challenge dan workshop dalam lingkungan simulasi yang telah disiapkan.

BACA JUGA:  Gelar FGD, Telkomsel Berupaya Hadirkan Solusi Inovatif untuk Dukung Bisnis Ritel

Hive ini terbagi ke dalam tiga area, yaitu Red Team Hive, Blue Team Hive, dan Physical Security Hive yang merepresentasikan berbagai perspektif dalam dunia Cyber Security.

Pada Physical Security Hive, pengunjung dapat mempelajari aspek keamanan fisik melalui tantangan seperti lock picking dan simulasi RFID cloning, sementara peserta dengan kemampuan lebih lanjut dapat mengikuti simulasi identifikasi kerentanan pada perangkat CCTV/IP Camera dalam lingkungan yang terkontrol.

Sementara itu, Red Team Hive mengajak peserta memahami perspektif offensive security melalui sejumlah tantangan simulasi, termasuk web application security, mobile application security, dan application analysis. Peserta tidak hanya dituntut menyelesaikan tantangan, tetapi juga memahami bagaimana suatu kerentanan dapat ditemukan dan dianalisis.

Bagi pengunjung yang tertarik dengan sisi defensive security, Blue Team Hive menghadirkan pengalaman melalui data recovery, digital forensic investigation, log analysis, serta malware analysis. Aktivitas ini memperkenalkan bagaimana seorang cybersecurity professional mengidentifikasi aktivitas mencurigakan, menganalisis bukti digital, hingga memahami perilaku malware.

Seluruh challenge dirancang dalam lingkungan simulasi khusus, sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman praktis sekaligus memahami prinsip keamanan siber secara bertanggung jawab.

Selain Cyber Security, CIPHER 2026 menghadirkan Hive Artificial Intelligence yang membawa pengunjung lebih dekat dengan berbagai penerapan AI melalui tiga area utama: Natural Language Processing (NLP), Computer Vision, dan Artificial Intelligence of Things (AIoT).

Pada area NLP – “The Talking Machine”, pengunjung dapat melihat berbagai demonstrasi teknologi seperti chatbot, sentiment analysis, machine translation, text summarization, hingga Question Answering System. Pengunjung juga dapat berinteraksi melalui aktivitas seperti Turing Test Challenge, Guess the Prompt, dan Prompt Engineering Arena untuk melihat bagaimana manusia berinteraksi dan berkolaborasi dengan AI.

Pengalaman yang lebih visual hadir melalui Computer Vision – “The Seeing Machine”. Di area ini, pengunjung dapat menyaksikan bagaimana AI mampu mengenali wajah, objek, gestur, hingga pose secara real-time. Berbagai aktivitas interaktif seperti AI Photobooth, Deepfake Riddles, Games Versus AI, Human vs AI Drawing Challenge, dan Draw with AI dirancang agar pengunjung dapat merasakan langsung bagaimana AI bekerja di balik teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Digital Economy Working Group G20 2023, Indonesia Dorong Fleksibilitas untuk 3 Isu Prioritas

Sementara itu, AIoT – “Meet Your Robot Overlord” memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan dapat terhubung dengan perangkat fisik. Pengunjung dapat melihat berbagai prototipe smart home, smart farming, hingga wearable technology, serta mengikuti workshop untuk memahami dasar pengembangan prototipe AIoT dan edge AI.

“Cybersecurity dan AI adalah bidang yang membutuhkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, sekaligus keberanian untuk mencoba. Melalui CIPHER, kami ingin menciptakan ruang bagi peserta untuk tidak hanya mendengar tentang cybersecurity dan AI, tetapi benar-benar mengalami bagaimana cara berpikir dan bekerja di balik teknologi tersebut. Harapannya, pengalaman ini dapat membuka perspektif baru sekaligus mendorong generasi muda untuk melihat computer science sebagai bidang yang dapat mereka eksplorasi dan kembangkan,” ungkap Ayu Maulina, S.Kom., M.Kom., Cyber Security Lecturer dan Chairwoman of CIPHER Fest.

Semangat membangun ekosistem juga hadir melalui Main Stage, yang menjadi ruang bagi para praktisi, peneliti, akademisi, dan tokoh di bidang Cyber Security dan AI untuk berbagi perspektif mengenai perkembangan teknologi serta masa depan industri digital.

Dua pembicara yang hadir dalam Talkshow Session CIPHER 2026 adalah Aurelius Ivan Wijaya, Lead AI Engineer at Invenio Potential, serta Satria Ady Paradana, Senior Security Engineer at Flip. Kehadiran kedua praktisi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan insight langsung mengenai bagaimana AI dan cybersecurity diterapkan dalam lingkungan profesional.

Kehadiran berbagai perspektif tersebut diharapkan dapat memperluas diskusi mengenai bagaimana Cyber Security dan AI berkembang tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari sisi industri, riset, pendidikan, dan kebutuhan masyarakat.

Selain menghadirkan sesi edukatif, CIPHER 2026 juga menyediakan Sticker Swap and Wall, sebuah ruang komunitas yang memungkinkan pengunjung bertukar stiker dan meninggalkan jejak kreativitas mereka. Aktivitas sederhana ini menjadi representasi dari filosofi CIPHER sebagai sebuah ekosistem: setiap individu hadir dengan kontribusi, perspektif, dan identitasnya masing-masing, lalu menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.

BACA JUGA:  Inilah Temuan Penting Dewan Juri di TOP Digital Awards 2022

Melalui CIPHER 2026, BINUS UNIVERSITY tidak hanya ingin memperkenalkan perkembangan Cyber Security dan AI, tetapi juga mendorong generasi muda untuk melihat teknologi sebagai bidang yang dapat mereka eksplorasi dan kontribusikan.

Festival ini dirancang dengan pendekatan inklusif. Pengunjung yang belum memiliki pengalaman teknis dapat menikmati showcase dan aktivitas interaktif. Mereka yang ingin memperdalam pengetahuan dapat mengikuti talk dan workshop, sementara peserta yang telah memiliki pengalaman dapat menguji kemampuan melalui berbagai challenge di setiap Hive.

Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen School of Computer Science BINUS University dalam membangun talenta digital yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan memahami perkembangan teknologi secara lebih luas.

“Kami percaya bahwa ekosistem teknologi yang kuat tidak dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan mahasiswa yang ingin belajar, akademisi yang terus melakukan riset, industri yang membuka peluang kolaborasi, komunitas yang berbagi pengetahuan, dan masyarakat yang memiliki literasi digital. CIPHER kami hadirkan sebagai titik temu bagi seluruh elemen tersebut. Karena masa depan teknologi bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mengembangkan teknologi, tetapi tentang bagaimana kita dapat tumbuh bersama di dalam ekosistemnya,” tutup Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, Professor bidang Artificial Intelligence dan Dean of School of Computer Science BINUS University.

Melalui CIPHER 2026, BINUS University menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem teknologi Indonesia, khususnya dalam bidang Cyber Security dan Artificial Intelligence mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari generasi yang think, build, and grow together.

Tags: AIbinusBINUS UniversityCyber Security
Previous Post

U.S. Dairy Dorong Inovasi Produk Pangan di Tengah Perubahan Tren Konsumen

Next Post

Regulasi Makin Kompleks, Saatnya Perusahaan Mengubah Cara Mengelola Risiko

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cegah Penyebaran Covid-19, Pembesut Lampu Philips Hadirkan Solusi Disinfeksi Berteknologi UV-C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laptop Premium Lenovo ThinkPad P14s dan P15s Segera Hadir di Indonesia, Harganya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MSI Institut Gelar Pelatihan IT Security Dan Data Privacy di Yogyakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto