ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Mengusung Aplikasi Mining Eyes, TechConnect Kandidat TOP Digital Awards 2024

Abdullah Suntani
24 November 2024 | 17:00
rubrik: Business Solution, Digital, E-Gov
Techconnect

TechConnect di sesi Penjurian TOP Digital Award 2024, Senin (18/11/2024) (Foto: Redaksi It Works)

Share on FacebookShare on Twitter

Mengusung aplikasi Mining Eyes sebagai solusi digital unggulan untuk pengawasan langsung jarak jauh di industri tambang, TechConnect terpilih sebagai Finalis ajang TOP Digital Award Tahun 2024.

TechConnect adalah perusahaan teknologi berbasis di Indonesia yang beroperasi secara global dengan berbagai pilar bisnis mulai dari layanan keuangan yang didukung secara digital hingga energi dan sumber daya, dari ekuitas swasta hingga konsumen dan gaya hidup.

TOP Digital Awards adalah kegiatan Pembelajaran Bersama sekaligus Pemberian Penghargaan tahunan terbesar tingkat nasional yang diberikan kepada instansi atau korporasi dari seluruh Indonesia.  Kegiatan tahunan ini diselenggarakan Majalah It Works sejak tahun 2016  bekerja sama dengan sejumlah asosiasi, lembaga konsultan, serta pakar, di bidang Teknologi Informatika (TI) terkemuka di Tanah Air.

Asep M Taufik, Head of IT Infrastructure and Operation TechConnect bersama tim telah mengikuti sesi Wawancara Penjurian TOP Digital Award Tahun 2024, secara online, Senin (18/11/2024). Bertindak selaku dewan juri, yaitu Dwinda Ruslan (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro/PAKEM), Subandi (Praktisi IT), Jonathan Prabowo (BRIN), dan Tesar Sandikapura (IDIEC).

Ia memaparkan salah satu inovasi dan digitalisasi, melalui penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendeteksi potensi bahaya dan peringatan dini pekerja tambang, yaitu Mining Eyes.

“Inovasi yang diberi nama Mining Eyes dirancang dengan tujuan menerapkan pengawasan langsung jarak jauh untuk meminimalkan kontak fisik antara pekerja dan bahaya yang ada di area pit,” tuturnya kepada dewan juri.

Asep mengungkapkan latar belakang dibuatnya aplikasi tersebut sekitar tiga tahun yang lalu, “Seiring makin bertambahnya para pekerja di pertambangan yang dikelola oleh perusahaan lain yang masuk di Sinar Mas Grup, ternyata angka kecelakaan kerja juga  meningkat. Manajemen dan kami sebagai tim IT, men-develop teknologi yang dapat melakukan sistem pengawasan berjarak yang sistematis untuk mengurangi angka kecelakaan.”

BACA JUGA:  Webinar TOP Digital Awards 2024: Aplikasi SiHALAL Tingkatkan Performa dan Kinerja Layanan BPJPH

Maka terciptalah Mining Eyes untuk pengawasan jarak jauh menggunakan teknologi CCTV serta telah diintegrasikan dengan mining analytic dengan penggunaan AI. Teknologi ini dapat memonitor dan melaporkan pergerakan manusia dan unit alat berat di tambang.

“Sehingga menghasilkan operasi yang lebih produktif dan lebih aman karena kurangnya potensi bahaya atas interaksi manusia langsung dengan alat berat yang beroperasi atau berada di area yang memiliki risiko tinggi,” kata Asep.

Manfaat Mining Eyes

Menurut Asep, sedikitnya ada empat manfaat yang diperoleh dari penggunaan Mining Eyes. Pertama, Dust Depression and Water Ponding, memantau kondisi debu dan genangan air di semua area pertambangan.

Kedua, Fleet Verification, memastikan kesesuaian posisi armada (alat berat), jumlah armada dan pergerakannya hingga meningkatkan koordinasi antara pengawas dengan jumlah yang terbatas. Dengan sistem ini, yang sebelumnya setiap satu alat berat diawasi oleh satu pengawas kini lebih efisien karena satu pengawas bisa mengawasi dua hingga tiga alat erat.

Ketiga, Safety Inspection Monitoring,memungkinkan intervensi proaktif, memastikan kepatuhan pekerja kepada protokol keselamatan, dan menghindari potensi perilaku tidak aman. “Sistem inspeksi misalnya membantu para pengawas safety melihat para pekerjanya, apakah compliance terhadap aturan safety seperti memakai jaket dan seterusnya,” tutur Asep.

Terakhir, High Risk and Red Zone Monitoring,pengawasan CCTV berfokus pada pemantauan ketat untuk area berisiko tinggi, untuk menghindari adanya kendaraan atau orang yang mendekati area yang high risk dan berkategori red zone. Itu berkat dukungan kamera berteknologi dengan jangkauan pengawasan hingga 1 km. Juga dapat merekam secara jelas di siang hari maupun malam hari.

Dampaknya Terhadap Bisnis

Lebih lanjut, kepada dewan juri, Asep mengutarakan dampak yang didapat bisnis dari menggunakan sistem Mining Eyes.

BACA JUGA:  Program Goverment Transformation Academy 2023 Latih 20 Ribu ASN Jadi Talenta Digital

“Perusahaan dapat lebih optimal dan efektif dari asoek sumber daya manusia. Sekarang jumlah manpower, seperti pengawas dan safety, lebih sedikit tapi kerja lebih efektif karena dengan jumlah yang terbatas, bisa melakukan pekerjaan pendukung lainnya.

Dengan berkurangnya jumlah manpower, lanjut Asep, jumlah cost atau biaya yang dikeluarkan pun dapat ditekan jika terjadi kecelakaan kerja.

Keamanan IT

Dalam kesempatan yang sama, Rady Rafly selaku Head of IT Businnes Partner and Change Management, menjelaskan bahwa TechConnect menyadari di tengah masifnya digitalisasi, ada ancaman serangan siber mengintai.

Sebab itu, pihaknya terus mempersiapkan segala bentuk instrumen keamanan siber, baik mining maupun non mining. Dengan tiga fokus area yang menjadi perhatian, yakni People, Technology dan Process.

“Di area People, kami akan terus compliance terhadap regulasi. Kami menyelenggarakan training, dan menerapkan protocol best practice bagi employee dan mitra-mitra kami,” ujar Rady.

Masih menurut Rady, di area Technology, Techconnect memiliki sistem keamanan berlapis, mulai dari perimeter security, network, endpoint, application hingga data security. Bahkan. sistem keamanan yang telah dibangun dapat bekerja selama 24 jam dan mampu mendeteksi serangan.

“Berikutnya dari sisi teknologi, kami perhatikan juga semua layer teknologi, mulai dari database, storage, network, dan aplikasinya. Kami siapkan cyber security operation center untuk mengawasi aset-aset kritikal kami 24 jam sehari. Sehingga dapat mendeteksi dan merespon serangan dari hacker,”tegasnya.

“Pada sisi Process, kami lakukan security governance, mapping terhadap best practice security. Kami lakukan risk assesment. Dan terakhir, kami memonitor, mendeteksi dan merespon cyberattack,” tutupnya.

Editor: Teguh IS.

Tags: Mining EyesSinar MasTechconnectTOP Digital Awards 2024
Previous Post

Mengusung Beyond Digital Banking, Amar Bank Kandidat TOP Digital Awards 2024

Next Post

TOP Digital Awards 2024: SIAP MASLAHAT, Inovasi Unggulan DPMPTSP Kabupaten Pasuruan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terus Berinovasi, Anker Kembangkan Chip AI THUS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto