ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2021: Digitalisasi di Taspen Kian Mudahkan Layanan Bagi Peserta

redaksi
15 November 2021 | 22:00
rubrik: Digital, Event, Forti
TOP Digital Awards 2021: Digitalisasi di Taspen Kian Mudahkan Layanan Bagi Peserta

Taspen dalam proses Penjurian TOP Digital Awards 2021, secara virtual, 09/11/2021

Share on FacebookShare on Twitter

Reporter: Busthomi

Editor: Teguh IS

Proses transformasi digital di PT Taspen (Persero) terus mengalami perkembangan siginifikan dengan sederet inovasi yang digelar setiap tahunnya. Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19, proses digitalisasi di perusahaan yang mengelola dana pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) itu pun kian matang.

Itu terlihat dari beragam aplikasi yang dikembangkan perseroan. Baik aplikasi untuk internal perusahaan serta aplikasi untuk pelayanan ke nasabahnya, kalangan ASN yang aktif maupun kalangan pensiunan.

Menurut Feb Sumandar, Direktur SDM dan TI Taspen, proses digitalisasi  menjadi keniscayaan, mengingat Taspen mengelola dana publik yang begitu besar. Dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan IT Security yang andal.   

“Saat ini, kami mengelola total asset Taspen yang mencapai Rp256 triliun. Ini menjadi modal kami untuk memberikan pelayanan ke 6,8 juta peserta  terdiri dari 4,1 juta ASN aktif dan 2,7 juta pensiunan. Kondisi ini juga menjadi prasyarat kami untuk bisa menggelar digitalisasi,” kata Feb dalam proses Penjurian TOP Digital Awards 2021, secara virtual, 09/11/2021.

Ia menuturkan, proses transformasi digital di Taspen selaras visi perseroan yaitu menjadi perusahaan asuransi sosial dan dana pensiun yang unggul, terpercaya dan berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan peserta untuk meningkatkan nilai ekonomi dan sosial Indonesia.

Serta misinya, memastikan terwujudnya layanan terbaik dan investasi yang andal serta kepemimpinan inovasi bisnis dan transformasi digital dengan didukung oleh sumber daya manusia yang Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Adapun TI Taspen punya visi menjadi unit TI bertaraf internasional yang mampu mendukung dan mengembangkan bisnis Taspen. Dengan mengusung misi yaitu  Transformation, Adaptive and Agile, Service Excellence, Professional, Enabler, Networking.

Kepada dewan juri, Feb pun menjelaskan pengertian masing-masing misi TI Taspen. “Transformation, mendukung transformasi digital dalam era Industri 4.0; Adaptive and Agile, TI mendukung kemampuan perusahaan untuk menghadapi perubahan secara responsive dan adaptif; Service Excellence, memberikan layanan IT yang melebihi ekspektasi.

BACA JUGA:  Peluncuran Vivo V15 Digelar pada 5 Maret 2019 di Taman Air Mancur Sri Baduga, Purwakarta

Selanjutnya, Professional yaitu mengembangkan sumber daya TI yang optimal dan SDM TI yang berintegritas, kompeten, dan inovatif; Enabler, TI menjadi faktor penggerak pengembangan bisnis dan penerapan Governance, Risk & Compliance; terakhir, Networking, TI mendukung pengembangan, integrasi, dan kolaborasi internal dan mitra kerja melaui konektivitas.

“Jadi dalam proses digital transformation ini kita sudah melakukan penggunaan teknologi untuk mengubah proses bisnis menjadi serba digital. Terlebih saat pandemi, proses digital ini telah mendukung operasional perusahaan di era pandemi ini. Namun begitu, kita tetap memperhatikan security-nya, karena seiring kondisi serba digital, security menjadi concern utama,” tegas Feb.

Baca: Taspen Optimalkan Digitalisasi untuk Jadi Perusahaan Asuransi Sosial dan Dana Pensiun yang Unggul

Aplikasi untuk Layanan Peserta

Digitalisasi Taspen, terang Feb, diawali pada tahun 2018 dan hingga saat ini terus berbenah untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi terbaik lainnya demi memberikan pelayanan terbaik kepada para pesertanya.

Taspen Care, dikembangkan tahun 2018, layanan terintegrasi dari Taspen yang dapat digunakan peserta Taspen baik aktif maupun pensiunan untuk menyampaikan pertanyaan dan keluhan, download formulir pengajuan klaim, mengetahui jadwal mobil layanan Taspen, dan berisi kamus ketaspenan.

Taspen Otentikasi, dikembangkan tahun 2019, aplikasi untuk otentikasi agar pensiunan memperoleh kemudahan dalam mengambil uang pensiun. Jika pensiunan memiliki kendala terkait penggunaan perangkat smartphone untuk otentikasi, ia masih bisa datang langsung ke mitra bayar bank atau pos.

SimGaji, dikembangkan tahun 2019, berupa aplikasi host to host Pemda dengan Taspen. Aplikasi ini merupakan bentuk kepedulian Taspen kepada Pemerintah Daerah dalam hal pengelolaan gaji PNS daerah.

DES (Digital Enterprise Service), dikembangkan tahun 2021, aplikasi operasional proses bisnis perusahaan berupa layanan sistem aplikasi berskala enterprise yang dapat mengakomodir operasional proses bisnis perusahaan pada fungsi enterprise data management, dan layanan pemasaran.

BACA JUGA:  Kominfo Jalin APTDI Kembangkan Talenta Digital

TOOS (Taspen One Hour Service) dikembangkan tahun 2021, layanan terintegrasi untuk peserta Taspen seperti pengajuan e-Klaim, pencetakan dapem bulanan, E-SPT pensiun, Taspen Care, status otentikasi, dan merchant.

IMMI (Integrated Management and Monitoring Investment) dikembangkan tahun 2021, sistem aplikasi investasi perusahaan. Aplikasi ini terintegrasi yang berfungsi sebagai media analisa, transaksi, reporting, dan dashboard untuk memonitoring kegiatan investasi perusahaan. 

“Ini sangat penting terutama di era saat ini, mengingat yield dari perusahaan seperti Taspen ini menjadi sangat krusial dan critical. Sebab, di satu sisi kita harus ada manfaat benefit dari investasi tapi ada kecenderungan yield semakin turun, maka perlu ada sistem aplikasi, sehingga keputusan investasi menjadi sangat penting untuk meng-cover benefit peserta,” jelas Feb.

Data Visualization, baru dikembangkan tahun 2021, menampilkan data perusahaan dalam bentuk grafis atau visual.

Aplikasi Business Support

Selain sederet aplikasi untuk pelayanan peserta, Taspen juga sudah menggunakan berbagai aplikasi sebagai dukungan menjalan operasional bisnis, antara lain e-office, e-GCG, SAP, sistem manajemen kerja, website Taspen, e-Arsip, Asset Management System  (AMS), SIPS  (sistem informasi pengurusan surat), e-learning, Sistem Manajemen Audit, e-hukum, e-budgeting, e-PPD, TJSL system, Taspen easy, e-Procurement, Aplikasi Sekper, Aplikasi SOP, New e-Dapem  (Digitalisasi Pelayanan Pembayaran Pensiun), Helpdesk, sistem pelaporan gratifikasi, dan Three Line of Defense.

Untuk aplikasi operasional bisnis yang tengah dikembangkan adalah Human Capital, CORPU  (Corporate University), Otomasi Laporan Keuangan, Security Management System, serta pengembangan Big Data Analytics.

“Adapun untuk aplikasi core business application-nya, ada dua yang masih dalam tahap pengembangan, yaitu Taspen Mobile dan Sistem Aktuaria dan ALMA (Asset Liability Management). Dan semua itu akan terkoneksi dengan TDES dan sudah menggunakan SAP (Sistem Application Processing),” Feb menuturkan.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Mudahkan Pelayanan, KKP Kembangkan Aplikasi Digital

Selain sederet aplikasi, Taspen juga sudah memiliki infrastruktur IT yang sudah digunakan dan ada yang sedang dalam pengembangan.

Untuk infrastruktur IT yang sudah digunakan sejak tahun 2020 lalu adalah Application Centric Infrastructure (ACI), Single Sign On dan Data Integration.

“Di tahun ini, kami masih menggarap infrastruktur IT seperti SD WAN, Data Leakage Prevention, Privileged Access Management, dan API Management,” terang Feb.

Sementara, terkait dengan Governance, Readiness, dan IT Maturity-nya, menurut Feb, kondisinya sudah matang untuk menuju Industry 4.0. “Framework Cobit 4.1 skornya 3,48, lalu framework INDI 4.0 dengan skor 3,16. Juga ada Framework NIST & ISO/IEC 27001:2013. Dan untuk IT Maturity yakni Framework Cobit 5 dan perubahan Masterplan IT yang masih on progress,” tutupnya.

Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: PT Taspen Kembangkan Aplikasi DILAN Pensiun

Tags: TaspenTOP Digital Awards 2021
Previous Post

TOP Digital Awards 2021: Digitalisasi, Bank Maluku Malut Implementasikan IoT

Next Post

TOP Digital Awards 2021: Diskominfo Jatim Dukung Terwujudnya Visi Pemprov Jawa Timur Lewat Digitalisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

bprs-bhakti-sumekar-e-channel-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan Digital Lewat E-Channel

Teguh Imam Suyudi
22 October 2026 | 15:00

TOP Digital Awards 2026:  PA Tasikmalaya Terus Perkuat e-Court  Wujudkan Peradilan yang Cepat dan Transparan

TOP Digital Awards 2026: PA Tasikmalaya Terus Perkuat e-Court Wujudkan Peradilan yang Cepat dan Transparan

Ahmad Churi
21 October 2026 | 23:53

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PA Tasikmalaya Terus Perkuat e-Court Wujudkan Peradilan yang Cepat dan Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan Digital Lewat E-Channel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto